Dissolvine Na adalah nama dagang dari Tetrasodium EDTA (EDTA-Na₄), senyawa berbentuk bubuk putih yang mudah larut dalam air dan berfungsi sebagai chelating agent (agen pengkelat). Produk ini memiliki kemampuan kuat dalam mengikat ion logam seperti kalsium, magnesium, dan logam berat lainnya, sehingga membantu menjaga kestabilan formulasi dan meningkatkan kinerja produk.
Karena efektivitasnya, Dissolvine Na banyak digunakan dalam industri pembersih, tekstil, pertanian, serta pengolahan air dan kimia industri.
Keunggulan Dissolvine Na:
• Daya Ikat Ion Logam Tinggi – Efektif mengikat Ca²⁺, Mg²⁺, dan logam berat.
• Meningkatkan Stabilitas Produk – Mencegah pengendapan dan degradasi formulasi.
• Larut Air & Mudah Diformulasikan – Cocok untuk berbagai sistem cair.
• Serbaguna & Efisien – Digunakan di berbagai sektor industri modern.
Penggunaan Utama Dissolvine Na (EDTA-Na₄):
• Industri Detergen & Pembersih
-
Mengikat ion kalsium dan magnesium untuk meningkatkan efektivitas surfaktan.
-
Menstabilkan formula pembersih rumah tangga, laundry, dan industri.
• Industri Tekstil & Pewarnaan
-
Menstabilkan kualitas air dalam proses pencelupan untuk hasil warna lebih merata dan cerah.
-
Mencegah pengendapan logam berat yang dapat merusak hasil akhir kain.
• Pertanian & Hidroponik
-
Mencegah pengendapan nutrisi akibat kandungan logam berat dalam sistem irigasi dan hidroponik.
-
Membantu meningkatkan ketersediaan dan penyerapan mikro-nutrien oleh tanaman.
• Industri Kimia & Pengolahan Air Limbah
-
Digunakan dalam proses pelunakan air dan pengolahan limbah untuk mengikat logam berat.
-
Menjaga kestabilan formulasi dalam berbagai produk kimia industri.
Dissolvine Na adalah solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi proses, menjaga kestabilan produk, serta mengoptimalkan performa formulasi dalam berbagai aplikasi industri dan pertanian.
Natrosol (Hydroxyethylcellulose / HEC)
Ammonium Hydrogendifluoride
Dimethyl Carbonate (DMC)
Natrium Hidroksida (Sodium Hydroxide / NaOH)
Hydrofluoric Acid
Sorbitol Solution
Ethylene Glycol Monoethyl Ether
Phenol
DJITOEMAS
Tanamas
P@Me 2.0 Grow
Polyaluminum Chloride Jepang
Polyaluminum Chloride Jerman CPR30
Kaolin
Glycerin
Hydrogen Peroxide
Phosphoric Acid
Sodium Hypochlorite
Soda Ash
Ammonia Water
Calcium Carbonate
Butyl Acetate
Thinner M4
Thinner 631
Ammonium Sulfate
Calcium Sulphate
Sodium Tripolyphosphate
Formic Acid
Melamine
Sodium Sulphate
Calcium Chloride
Hydrofluoric Acid
Calcium Hypochlorite
Sodium Bicarbonate
Sodium Carbonate
Sodium Nitrate
Ammonium Chloride
Poly Aluminium Chloride (PAC)
Sodium Metabisulfit
Caustic Soda Flake (NaOH)
Garam Kasar Bulky
Sodium Silicate Liquid (Water Glass)
Dairen Chemical DA 102
Dairen Chemical DA 101
Monoethanolamine (MEA)
Aquadest Go
Talc Powder 325 - 1000 - 1250 Mesh
Methanol
Texapon KAO (Sodium Laureth Sulfate)
Paraformaldehyde 92 dan 96
Formalin (Formaldehyde)
IPA Khusus Printing (Industrial Grade)
Di Ethylene Glycol (DEG)
Mono Ethylene Glycol (MEG)
Dissolvine Na (EDTA)
Oxalid Acid ~ Asam Oksalat


